Cara Menghitung Luas Kondominium Sewa agar Tidak Salah Pilih

Seseorang mengukur luas lantai kondominium sewa dengan meteran

Luas kondominium sewa yang tercantum di iklan biasanya adalah luas bruto, termasuk dinding, kolom, dan area bersama. Untuk mengetahui ruang yang benar-benar bisa dipakai, kamu perlu menghitung luas netto sendiri saat survei. Panduan ini menjelaskan cara menghitung luas kondominium sewa dengan alat sederhana dan cara mencocokkannya dengan kebutuhan perabot.

Pahami dulu beda luas bruto dan luas netto

Luas bruto adalah angka yang paling sering muncul di brosur: luas lantai bangunan total unit, kadang ditambah porsi area bersama. Luas netto adalah area di dalam dinding yang bisa kamu tempati, setelah dikurangi ketebalan dinding, kolom struktural, dan balkon jika tidak fungsional. Selisih keduanya bisa cukup besar, terutama pada unit dengan banyak sudut atau kolom di dalam ruangan.

Minta pengelola atau pemilik menunjukkan gambar denah. Dari denah, kamu bisa melihat posisi kolom dan tebal dinding. Jika tidak ada denah, ukur langsung saat survei. Jangan ragu meminta izin mengukur; pemilik yang transparan biasanya tidak keberatan.

Alat yang perlu dibawa saat mengukur

Kamu tidak perlu alat profesional. Cukup siapkan meteran gulung minimal 5 meter, kertas, pensil, dan aplikasi pengukur di ponsel sebagai cadangan. Bawa juga penggaris kecil untuk mengukur tebal dinding jika perlu.

  • Meteran gulung 5 meter atau lebih
  • Kertas berpetak dan pensil
  • Kalkulator atau ponsel
  • Kamera untuk memotret denah dan sudut ruangan

Jika unit kosong, ukur lantai dari dinding ke dinding. Jika ada perabot, ukur area kosong yang bisa diakses, lalu catat posisi perabot agar tidak salah menghitung.

Langkah menghitung luas ruangan satu per satu

Mulai dari ruang utama. Ukur panjang dan lebar ruang tamu, lalu kalikan. Lakukan hal yang sama untuk kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Untuk ruangan berbentuk huruf L, bagi menjadi dua persegi panjang, hitung masing-masing, lalu jumlahkan.

  1. Gambar sketsa kasar denah unit di kertas berpetak.
  2. Ukur panjang dan lebar setiap ruangan dalam meter.
  3. Kalikan panjang dan lebar untuk mendapatkan luas per ruangan.
  4. Jumlahkan luas semua ruangan yang bisa dipakai.
  5. Kurangi luas balkon jika tidak bisa dipakai untuk aktivitas utama.

Hasil akhirnya adalah perkiraan luas netto. Bandingkan dengan angka di iklan. Jika selisihnya lebih dari 10 persen, tanyakan rinciannya ke pemilik atau agen.

Hitung luas dinding dan plafon untuk perabot

Luas lantai bukan satu-satunya angka penting. Untuk menempatkan lemari, rak, atau sofa, kamu perlu tahu panjang dinding yang bisa dipakai. Ukur dinding tanpa jendela dan pintu, lalu catat. Tinggi plafon juga mempengaruhi kesan luas; unit dengan plafon tinggi terasa lebih lega meski luas lantainya sama.

Jika berencana membawa perabot sendiri, ukur pintu masuk dan lebar tangga atau lift. Perabot besar sering tidak muat meski ruangan cukup luas. Catat juga posisi stopkontak dan kran air agar penempatan perabot tidak merepotkan.

Cocokkan luas dengan kebutuhan hidup

Kebutuhan ruang tiap orang berbeda. Untuk satu orang yang sering bekerja dari rumah, area kerja minimal butuh meja dan kursi yang tidak mengganggu jalur masuk. Untuk pasangan, kamar tidur utama sebaiknya cukup untuk tempat tidur ukuran queen dan lemari dua pintu. Keluarga dengan anak perlu ruang tamu yang bisa dipakai bersama.

Buat daftar perabot wajib dan ukurannya, lalu bandingkan dengan luas ruangan hasil pengukuran. Cara menyusun daftar perabot kondominium sewa bisa kamu lihat di panduan perabot kondominium sewa. Dengan begitu, kamu tahu apakah unit tersebut benar-benar muat untuk kebutuhanmu.

Perhatikan area bersama dan faktor lain

Beberapa kondominium menyertakan porsi area bersama dalam angka luas, seperti koridor, lift, dan kolam renang. Porsi ini tidak bisa dipakai secara pribadi. Tanyakan apakah angka yang diberikan sudah termasuk area bersama atau hanya luas unit.

Selain luas, pertimbangkan sirkulasi udara dan cahaya. Unit dengan banyak jendela terasa lebih nyaman meski luasnya sedang. Jika kamu memilih kondominium untuk pertama kali, baca juga cara memilih kondominium sewa untuk pemula agar tidak melewatkan hal penting lain.

Contoh perhitungan sederhana

Misalkan unit memiliki ruang tamu 3 x 4 meter, kamar tidur 3 x 3 meter, dapur 2 x 3 meter, dan kamar mandi 1,5 x 2 meter. Luas netto perkiraan: 12 + 9 + 6 + 3 = 30 meter persegi. Jika iklan menyebut 36 meter persegi, selisih 6 meter persegi kemungkinan berasal dari dinding, kolom, dan balkon. Angka ini masih wajar selama balkon tidak kamu perlakukan sebagai ruang utama.

Untuk memastikan tidak ada masalah setelah menempati, catat kondisi awal dan pahami cara menghadapi kerusakan kondominium sewa saat menempati. Jika kamu juga mempertimbangkan membeli properti baru, ada baiknya melihat cara membandingkan proyek perumahan baru sebelum membeli sebagai bahan pertimbangan.

Terakhir, jangan lupa merawat barang bawaanmu. Kemeja flanel, misalnya, perlu perawatan agar tidak kusut dan berbulu; simak cara merawat kemeja flanel pria agar tetap rapi saat disimpan di lemari unit baru.

Ringkasan

Menghitung luas kondominium sewa berarti mengukur sendiri luas netto, membandingkannya dengan angka iklan, dan mencocokkannya dengan perabot serta kebutuhan ruang. Bawa meteran, buat sketsa, dan ukur tiap ruangan. Selisih antara luas bruto dan netto wajar, asalkan kamu tahu batasnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah angka luas di iklan bisa langsung dipercaya?

Angka di iklan biasanya luas bruto. Selalu ukur sendiri luas netto saat survei dan minta penjelasan jika selisihnya besar.

Bagaimana cara mengukur ruangan berbentuk tidak beraturan?

Bagi ruangan menjadi beberapa persegi panjang atau persegi, hitung luas masing-masing, lalu jumlahkan. Catat ukuran setiap bagian agar tidak bingung.

Apakah balkon dihitung sebagai luas sewa?

Tergantung kesepakatan. Beberapa kontrak menyertakan balkon dalam luas unit, tetapi fungsinya berbeda dengan ruang dalam. Tanyakan sejak awal dan catat di perjanjian.